Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bumdes Bukan Sekedar Mesin Uang


Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) adalah lembaga bisnis yang dijalankan oleh desa.Salah satu hikmah dari dilahirkan lembaga ini,diharapkan pemerintah desa akan tetap bisa membiayai semua operasional desa seandainya dana desa tidak dikucurkan lagi oleh pemerintah.

Selama ini Bumdes terlihat sangat kuat  sisi bisnis atau dalam kata lain sebagai mesin uang bagi desa ketimbang sebagai lembaga yang memiliki fungsi bisnis disatu sisi dan fungsi sosial di sisi yang lain.Yang dimaksud dengan fungsi bisnis adalah memaksimalkan keuntungan (financial return) bagi Bumdes dan Fungsi sosial adalah memaksimalkan perubahan sosial atau meminimalkan permasalahan social seperti pengangguran,rendahnya akses pendidikan,kemiskinan dan lain sebagainya.

 
Penulis khawatir Bumdes kedepannya akan menjadi competitor baru yang akan menyikat pedagang kecil jika bergerak dibidang yang sama.Oleh karena itu perangkat desa dan masyarakat harus mempertimbangkan segala kemungkinan efek negative atas keputusan jenis usaha apa yang akan dijalankan desa.

Nah ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kita semua, apakah Bumdes bisa berjalan berdampingan dengan usaha yang tengah dijalankan masyarakat? artinya kehadiran Bumdes tidak menghalangi pertumbuhan usaha masyarakat sekitar.

 
Ada beberapa tips yang bisa diterapkan agar Bumdes menjadi rahmat bagi sekalian alam,yaitu:

1.Carilah jenis bisnis yang sedikit kompetitornya di desa sendiri dan carilah peluang atau kekuatan desa berdasarkan existing mapping (pemetaan tentang keadaan desa),karena setiap desa mempunyai ciri khas masing-masing yang bisa dijadikan ladang bisnis misalnya desa yan terletak di pinggiran pegunungan bisa membuka usaha perkebunan dan peternakan,desa yang terletak di perkotaan bisa membuka toko,pertanian berbasis hidroponik dll.

2.Mendata penerima manfaat yang memiliki kemampuan ekonomi dibawah rata-rata penduduk desa atau menurut urutan penduduk yang paling miskin berdasarkan pendataan desa

3.Unit usaha bumdes yang dikelola berdasarkan prinsip bisnis dan social selanjutnya harus didampingi oleh tenaga ahli dibidangnya supaya dana yang sudah dikucurkan tidak terbuang secara sia-sia.

 
Jika secara bisnis dan social telah memberikan hasil yang signifikan bukan tidak mungkin kedepannya Bumdes dapat mengajak masyarakat lainnya untuk bergabung sebagai pemberi modal (investor) dan sebagai penerima manfaat.
Furqan  Jamali
Furqan Jamali Hobi menanam dan beternak secara organik. Berkeinginan mewujudkan sistem ekonomi yang berkelanjutan.

Posting Komentar untuk "Bumdes Bukan Sekedar Mesin Uang"

Berlangganan via Email