Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Dahsyatnya Strategi Penjualan Dalam Menggaet Pelanggan


 
sumber gambar Iuis Arias (Unplash)


Awal mula saya bersentuhan dengan dunia design web ketika muncul niat untuk mengumpulkan setiap tulisan yang saya tulis di WhatApss, Instagram maupun di media online yang memuat kolom artikel dan opini. Kala itu menurut saya perlu di arsipkan semua tulisan tersebut setidaknya dalam sebuah web.


Ada beberapa pilihan, menggunakan web gratis yang di sediakan oleh google yaitu blogspot atau dengan wordpress. Dibanding kedua pilihan tersebut saya mencoba memilih membeli domain dan hosting dari salah satu penyedia jasa yang beroperasi di Indonesia.


Akhirnya saya masuk ke website penyedia layanan tersebut, lalu memasukkan domain dan muncul berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk membeli domain, nah disini letak kecerdasan si marketing penyedia layanan tersebut, jika membeli domain dengan harga hampir 200 an ribu, kita tinggal menambah beberapa puluh ribu lagi, kita akan mendapat domain dan hosting dengan harga murah. Siapa yang tidak tergiur dengan tawaran harga demikian.

Saya tidak menyalahkan pihak penyedia layanan, tetapi kita patut belajar dan bisa saja menerapkan teknik ini dalam bisnis yang kita jalankan nantinya.

Strategi marketing yang diterapkan diatas untuk memudahkan pelanggan baru mencoba layanan yang mereka sediakan. Dengan pemotongan harga yang bombastis membuat semua orang akan tertarik.

Ini juga tidak jauh berbeda dengan stretegi marketing beberapa produk makanan misalnya seperti  buy 2 get 1. Siapapun melihat penawaran ini pasti akan bersedia mencoba produk baru tersebut setidaknya mereka telah mendapat 1 produk secara cuma-cuma.
Teknik penjualan untuk memikat para pelanggan, pada dasarnya bukanlah hal yang baru, salah satu penulis buku predictably irrational, Dan Ariely sempat menjelaskan salah satu teknik marketing dengan model memberikan 3 jenis pilihan yang sangat tidak logis. Suatu hari Dan Ariely menemukan tawaran harga yang fantastis dari sebuah web site the Economits.

Untuk berlangganan dengan layanan internet harga yang dikenakan $52 sedangkan untuk langganan dengan layanan print dikenakan biaya $125.
Disinilah letak kepintaran si marketing dalam mengontrol pilihan kita. Majalah the Economits menawarkan pilihan ketiga dengan  harga $125 jika kita memilih kedua layanan yaitu  berlangganan via internet dan print.


Pastinya kita akan berfikir, mengapa pilihan ketiga dengan dua layanan (berlangganan via internet dan print)  harganya sama dengan tawaran pilihan kedua yang hanya layanan print. Seharusnya jika kita berlangganan dengan dua pilihan harga yang benar adalah $52 ditambah $125 sehingga menjadi $177. 


Dengan harga $125 untuk kedua layanan sangatlah tidak masuk akal, benarkah mereka merugi? Karena dengan demikian layanan pertama adalah gratis atau tidak berbayar.


Dan Ariely menjelaskan pada dasarnya kita tidak memiliki perangkat yang bisa menilai berapakah nilai yang sesungguhnya dari benda tersebut. Kita hanya fokus pada pilihan yang ada di depan kita, selanjutnya kita mencoba membandingkannya. Dan Ariely kemudian memberikan contoh yang lain yaitu kita tidak tahu berapa nilai dari mobil dengan 6 selinder tetapi kita akan berasumsi bahwa 6 selinder akan lebih mahal ketimbang 4 selinder.


Template Gratis atau Premium?
Perhatian saya juga tertuju pada teknik yang digunakan oleh penyedia template. Penyedia template biasanya akan memberikan dua jenis layanan pertama gratis dan kedua premium.
Jika yang premium sudah jelas tidak bisa digunakan tanpa dibayar, nah sedangkan yang gratis kita hanya perlu meng-install lalu kita pasang atau aktivkan. Kita bisa meng custumize atau menyesuaikan dengan yang ada di template yang tersedia, tetapi tahukah anda didalam template gratis ternyata tidak semuanya gratis artinya jika kita menginginkan  performer yang baik, bisa menggunakan semua layanan sehingga web kita  bisa tampil  sesuai dengan template. Nah disinilah letak kejeniusan para developer template. Kita diberikan akses untuk mengisntal lalu diberikan beberapa layanan baru kemudian kita sadar bahwa ada beberapa layanan tidak bisa kita akses tanpa berbayar. Walaupun tidak semua memutuskan untuk melanjutkan pembelian agar template yang awalnya gratis menjadi premium, saya yakin pasti ada beberapa yang tertarik untuk menggunakan pada tahap premium. Bisa jadi karena tertarik dengan kemudahan template, tampilannya dan opsi premium yang terdapat di dalam template.


Game
Tidak sampai disini saja teknik gratis tapi terdapat layanan premium juga merambah ke dunia para gamer, misalnya di game balapan kita bisa menginstal di hape atau PC dengan gratis (hanya modal Kouta ) tetapi terdapat layanan premium misalnya mobil atau motor dengan kecepatan tinggi, atau tampilan yang super keren, ada juga setiap game dibatasi jam  bermain, kita hanya bisa memainkan beberapa kali saja, jika ingin bermain lagi harus menunggu beberapa waktu baru bisa digunakan kembali. Untuk bermain tanpa batas kita bisa membeli layanan premium.


Di game ber genre peperangan juga memakai strategi begitu juga, beberapa senjata, lokasi peperangan juga ada yang berbayar, kebiasaannya bagi yang sudah memaki habis layanan gratis pasti ingin melanjutkan ke layanan premium. Atau bisa saja dari awal merasa kurang puas lalu langsung membeli  layanan premium.

Nah, begitulah kecerdasan para marketer dalam menggaet para pelanggan menggunakan jasanya. Jika anda memiliki pengalaman atau ingin berbagi silahkan komen dikolom komentar.
Furqan  Jamali
Furqan Jamali Hobi menanam dan beternak secara organik. Berkeinginan mewujudkan sistem ekonomi yang berkelanjutan.

Posting Komentar untuk "Bagaimana Dahsyatnya Strategi Penjualan Dalam Menggaet Pelanggan "

Berlangganan via Email